Pilihan

Pilihan

Mungkin setiap kita insan manusia punya pilihan dalam memilih untuk menjadikan kita sebagai orang yang berguna atau hal lainnya. Seringkali pilihan menjadi arah kita menjadi bimbang atau plin plan dalam menentukan pilhan yang akan diambil, sering kali pilihan yang kita pilih justru menjadikan kita sebagai orang terburuk atau mendaptkan konsekwensi yang buruk.

Tak banyak pilihan yang diambil memawa malapetaka, entah dari sisi karir kita, asmara, tujuan, impian, bahkan bisa mempengaruhi setiap rantai kehidupan kita. Kita memilih secara pasif terhadap apa yang dianggap penting, tetapi tak semua yang kita nggap penting itu harus di dahulukan atau menjadi hal yang jadi utama.

Misalnya pilihan yang paling sederhana, ketika kamu sedang ngumpul dengan beberapa kawan dan jam telah menunjukan pukul 12 tengah malam, sedangkan kamu punya urusan yang lain untuk dikerjakan di jam itu tetapi waktu kumpul dengan kawan juga nanti ini. Maka pilihan ada dua, yaitu tinggal atau pergi. tentu kita akan berfikir segala hal yang buruk tentang kedua pilihan ini.

Apakah pilihan yang harus dipilih harus berdasarkan kepentingan dan faktor eksternal kita ?.  Kalo kita lihat berdasarkan kepentingan tentu itu menjadi gunda dalam hati karena kepentingan untuk berkumpul dengan kawan juga perlu, disisi lain kepentingan untuk pulang dan mengerjakan sesuatu juga diperlukan.

Kepentingan berdasarkan faktor eksternal. Mari kita petakan terlebih dahulu, eksternal tentu diluar dari kepentingan, bisa saja dari kepentingan hal yang lebih penting, tujuan utama, hal yang diprioritaskan, dorongan dari kawan, macam - macam. jadi mungkin kita akan pilih "pergi" meninggalkan kawan-kawan yang ngumpul.

Ini hanya opini penulis, jika punya pandangan lain silahkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Who

Terbodoh